Pasar Tradisional

Pasar merupakan tempat aktifitas perekonomian masyarakat, tempat untuk mendekatkan hasil produksi (produsen) dan pengguna produksi (konsumen). Di pasar pula dapat dijadikan indikator pertumbuhan perekonomian masyarakat. Pasar Desa Pamarayan, adalah merupakan salah satu pasar tradisional yang ada di Kabupaten Serang yang terletak di Desa Pamarayan dipinggir jalan raya Rangkasbitung – Pamarayan, terbentuk berpuluh tahun yang lalu, Dengan menempati areal lebih kurang 5050 M2 yang merupakan tanah milik Desa, pada awalnya pasar ini beraktifitas hanya pada hari Rabu dan Sabtu saja, namun dalam perkembangannya dalam beberapa tahun terakhir ini, pasar ini sudah beraktifitas setiap hari mulai pukul 02:00 s/d 14.00 WIB. Jumlah pedagang yang awalnya tidak seberapa banyak, kini sudah lebih dari 400 pedagang, dengan menempati :

  • Kios 152 pedagang
  • Los 248 pedagang dan
  • Sisanya merupakan pedagang emperan/kaki lima yang belum memiliki kios/los

Dapat di bayangkan setiap harinya, macet . . . macet, sehingga Pemerintah Desa Pamarayan bekerja sama dengan Polsek Pamarayan membuat rekayasa jalan dengan memberlakukan jalan satu arah mulai pukul 06:00 s/d 11:00 WIB dengan menempatkan seorang petugas dari Desa.

Kemacetan pada dasarnya disebabkan oleh pedagang-pedagang emperan (kaki lima) dan kendaraan pedagang maupun pengunjung (roda 2) yang tidak bertata dan semrawut.

Untuk menata Pasar Desa Pamarayan ini, Pemerintah Desa Pamarayan telah membentuk Badan Pengelola Pasar (BPP) dengan membuat peraturan Desa No 7 Tahun 2014 dan derivisi dengan Perdes No 16 Tahun 2016 serta Surat Keputusan Kepala Desa dan telah memberi kewenangan kepada BPP untuk mengelola Pasar Desa sebagai asset Desa/Masyarakat, secara professional dengan menata, mentertibkan pedagang, memelihara bangunan kios dan los serta prasarana lainnya yang ada di pasar dalam upaya transparansi kepada masyarakat serta meningkatkan Penghasilan Asli Desa.

Foto Dokumntasi Pasar Tradisional Desa Pamarayan